LIPUTANJATENG.COM – Aksi duel menggunakan senjata tajam melibatkan dua remaja di Jalan Lingkar Weleri, Desa Pucuksari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Peristiwa yang terjadi pada Senin (12/10/2026) malam tersebut menyebabkan kedua pelajar mengalami luka akibat sabetan celurit.
Kapolsek Weleri AKP Yulianto membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan polisi menerima informasi mengenai dua remaja yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam (RSI) Weleri akibat luka dalam insiden tersebut.
Petugas menerima laporan dari petugas keamanan rumah sakit sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kendal, polisi mendatangi rumah sakit untuk meminta keterangan dan mengamankan sejumlah remaja yang diduga terlibat.
Yulianto menjelaskan, kedua remaja yang terluka masih berusia belasan tahun. Polisi turut mengamankan empat remaja lainnya untuk mendalami peran masing-masing dalam peristiwa tersebut.
Menurut keterangan awal, insiden itu bukan tawuran antarkelompok, melainkan duel yang mereka sebut sebagai gladiator. Polisi selanjutnya menyerahkan penanganan perkara kepada Unit III Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kendal.
Duel Pelajar Berawal dari Tantangan di Instagram
Salah satu remaja yang terlibat, berinisial V (15), warga Kecamatan Rowosari, mengungkapkan bahwa duel tersebut bermula dari tantangan melalui pesan langsung atau direct message (DM) Instagram.
V mengatakan, awalnya seorang temannya saling menantang duel dengan remaja berinisial A (16), warga Kecamatan Weleri. Namun, V kemudian menggantikan temannya untuk menghadapi A dalam duel tersebut.
BACA JUGA
Keduanya sepakat menggunakan celurit dan menentukan lokasi pertemuan di atas jembatan Jalan Lingkar Weleri, Desa Pucuksari. Mereka kemudian bertemu pada Senin malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Duel itu mengakibatkan V mengalami luka sabetan di bagian kepala. Sementara itu, A mengalami luka di bagian kepala dan punggung.
Setelah kejadian tersebut, kedua remaja mendapatkan perawatan medis di RSI Weleri sebelum polisi melakukan pemeriksaan.
Polisi Periksa Enam Remaja
Polisi masih mendalami kasus duel bersenjata tajam yang melibatkan para pelajar tersebut. Pemeriksaan terhadap enam remaja dilakukan untuk mengungkap kronologi kejadian, motif duel, serta keterlibatan masing-masing pihak.
Penanganan perkara berada di bawah Satreskrim Polres Kendal melalui Unit III PPA. Polisi juga mendalami dugaan keterkaitan tantangan di media sosial dengan kesepakatan duel menggunakan senjata tajam.
Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan remaja usia sekolah dan penggunaan senjata tajam di ruang publik. Kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk menentukan langkah hukum berdasarkan hasil penyelidikan.













