Event Lari Jawa Tengah Kian Menjamur, Dorong Sport Tourism dan UMKM

Olahraga16 Dilihat

LIPUTANJATENG.COM – Event lari Jawa Tengah semakin banyak digelar di berbagai daerah. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari gaya hidup sehat, tetapi juga berkembang menjadi magnet sport tourism yang menggerakkan pariwisata dan ekonomi daerah.

Sepanjang Januari hingga September 2026, puluhan event lari berlangsung di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Jenisnya beragam, mulai dari kegiatan komunitas, fun run, run for charity, hingga perlombaan berskala nasional dan internasional.

Memasuki September 2026, agenda event lari Jawa Tengah semakin padat. Sejumlah perlombaan berlangsung hampir bersamaan di Kota Surakarta, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Boyolali, dan sejumlah daerah lainnya.

Terbaru, Solo Run Fest (SRF) 2026 berlangsung di Stadion Manahan hingga kawasan Taman Balekambang, Kota Surakarta, Minggu (27/9/2026).

Sekitar 7.000 pelari mengikuti SRF 2026. Peserta terbagi dalam kategori half marathon, 10K, dan 5K. Mereka berasal dari berbagai kelompok, mulai dari elite runners, master, hingga pelajar.

Pada hari yang sama, Kabupaten Semarang menggelar Gajah Trail Run (GTR) Ultra 2026. Sekitar 900 pelari dari tujuh negara mengikuti lomba tersebut.

Para peserta GTR Ultra 2026 melewati jalur yang melintasi tiga gunung. Ketiganya adalah Gunung Gajah, Gunung Telomoyo, dan Gunung Kendil.

Sementara itu, Kota Semarang juga menggelar Sultan Agung Fun Run. Kegiatan tersebut mengambil titik start di Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Sepekan sebelumnya, Minggu (20/9/2026), Bank Jateng Friendship Run 2026 berlangsung di Kota Semarang. Sekitar 1.100 pelari mengikuti event yang menjadi bagian dari rangkaian menuju Borobudur Marathon 2026 tersebut.

Kabupaten Boyolali juga menjadi salah satu daerah yang menggelar event lari pada Agustus 2026.

Event Lari Dorong Sport Tourism Jateng

Maraknya event lari Jawa Tengah mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melihat olahraga lari memiliki potensi untuk mendukung gaya hidup sehat sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Kegiatan lari itu untuk hidup sehat, selain itu UMKM kita dapat berkembang. Ini bentuk pola hidup sehat di Provinsi Jawa Tengah dan seluruh daerah,” kata Ahmad Luthfi beberapa waktu lalu.

Menurut Ahmad Luthfi, konsep event olahraga yang menarik dapat mendatangkan peserta dari luar daerah. Kehadiran pelari dan pendamping kemudian dapat memberikan dampak pada berbagai sektor.

Dampaknya antara lain dapat dirasakan pelaku UMKM, kuliner, penginapan, transportasi, perdagangan, hingga destinasi wisata.

Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno sebelumnya mengatakan banyaknya event lari menjadi salah satu bagian dari pengembangan sport tourism di Jawa Tengah.

“Kita penginnya nanti di seluruh Jawa Tengah ada event trail run. Ini bagian kita untuk pengembangan sport tourism di Jawa Tengah,” kata Sumarno.

Pemprov Jawa Tengah juga membuka kesempatan bagi daerah lain untuk mengembangkan event olahraga dengan konsep serupa.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Tengah Aria Chandra Destianto berharap semakin banyak event lari dan sport tourism hadir di berbagai daerah.

“Tidak hanya di Solo dan Semarang, di kota-kota lain kami tunggu kegiatan serupa,” katanya.

BACA JUGA :

Solo Kembangkan Empat Event Lari

Kota Surakarta menjadi salah satu daerah yang aktif mengembangkan event lari sebagai bagian dari sport tourism.

Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto mengatakan Solo Run Fest telah berkembang menjadi agenda tahunan. Event tersebut juga menjadi salah satu flagship event Kota Surakarta.

“Kami mengusung tema sport tourism, selaras dengan Provinsi Jawa Tengah yang akan menumbuhkan pariwisata, ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja, serta UMKM bahagia,” kata Respati setelah mengikuti SRF 2026 kategori 5K.

Jumlah peserta Solo Run Fest juga mengalami peningkatan. Pada 2025, sekitar 5.000 pelari mengikuti event tersebut. Angka itu meningkat menjadi sekitar 7.000 peserta pada 2026.

Respati mengatakan Pemerintah Kota Surakarta akan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan Solo Run Fest. Kepuasan peserta dan masyarakat menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan event tersebut.

Ia juga menyebut Surakarta telah menetapkan empat event lari yang akan menjadi bagian dari agenda olahraga dan pariwisata kota.

“Tahun depan lebih berkualitas lagi dan bisa menjadi promosi pariwisata Jawa Tengah. Kita sudah kunci empat event lari di Surakarta, yaitu Solo Run Fest, Mangkunagaran Run, Run for Humanity, dan Soekarno Run. Sehingga ekonomi terus bergulir sampai miliaran setiap event,” jelasnya.

Keberadaan empat event tersebut membuat olahraga dan pariwisata berjalan beriringan. Event lari juga dapat menjadi sarana untuk mengenalkan destinasi, budaya, serta produk UMKM lokal.

Pelari Nikmati Rute dan Budaya Solo

Dampak penyelenggaraan event lari juga dirasakan peserta dari luar daerah. Salah satunya Grecia Hutapea, peserta SRF 2026 asal Jakarta.

Grecia mengikuti kategori 10K. Ia mengatakan pengalaman berlari di Solo terasa berbeda karena rute lomba melewati sejumlah kawasan yang memiliki nilai budaya.

“Lari di sini itu juga sambil lihat budayanya, sempat lewat Mangkunegaran juga,” ujar Grecia.

Menurut Grecia, rute lomba yang melewati kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi tetap terasa nyaman. Pepohonan di sepanjang jalur membuat suasana lebih teduh.

Sejumlah titik cheering juga membuat suasana lomba semakin meriah. Kondisi tersebut menambah pengalaman peserta selama mengikuti SRF 2026.

Maraknya event lari Jawa Tengah menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi daerah. Peserta dari luar kota maupun luar negeri tidak hanya mengikuti perlombaan, tetapi juga berpeluang menikmati destinasi dan aktivitas ekonomi setempat.

Dengan dukungan pemerintah daerah serta konsep event yang semakin beragam, sport tourism Jawa Tengah memiliki ruang untuk terus berkembang. Setiap daerah dapat mengembangkan event berdasarkan potensi wisata, budaya, dan ekonomi lokal yang dimiliki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *