SOLO, liputanjateng.com – Respati Ardi dan Astrid Widayani resmi menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo untuk periode 2025-2030.
Serah terima jabatan (Sertijab) keduanya berlangsung di Bale Tawang Arum, Balai Kota Solo, pada Jumat (21/2/2025).
Pantauan liputanjateng.com, acara dimulai pukul 08.00 WIB dan hanya dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Solo.
Mantan Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, bersama Respati Ardi dan Astrid Widayani, melakukan penandatanganan dokumen sertijab sebelum memberikan sambutan.
Dalam sambutannya, Teguh Prakosa menegaskan bahwa menjelang akhir masa jabatannya, ia lebih memilih untuk melakukan konsolidasi demi kelancaran pemerintahan baru.
"Di penghujung jabatan saya, tidak ada hal yang baru, justru kami memilih konsolidasi untuk pemerintahan baru yang berdasarkan hukum dan aturan yang berlaku. Mengenai visi dan misi, kami tidak jauh berbeda demi masyarakat Kota Solo," ujarnya.
Dalam pidato perdananya sebagai Wali Kota Solo, Respati Ardi menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
"Kemarin saya dan Mbak Astrid telah dilantik oleh Prabowo sebagai wali kota dan wakil. Ini merupakan awal yang besar, insyaallah kami akan menjalankan amanah sebaik-baiknya," katanya.
Ia juga berjanji akan menyelesaikan program Asta Cita Kota Solo dengan semangat gotong royong.
"Dengan semangat gotong royong, Asta Cita Kota Solo bisa segera terselesaikan," tutupnya.
Asta Cita Solo 2025-2030, Fokus pada Ekonomi dan Budaya
Menurut Sekretaris Daerah Kota Solo, Budi Murtono, program Asta Cita Surakarta Respati-Astrid telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Solo 2025-2030.
Namun, ia menyebut bahwa masih ada kemungkinan penambahan program baru dalam pembahasan lanjutan.
"Apakah nanti cukup delapan atau akan bertambah, kita masih dalam pembahasan," ungkap Budi, Senin (10/2/2025).
Ia menjelaskan bahwa delapan program prioritas dalam Asta Cita Solo mencakup beberapa bidang utama, yakni:
Ekonomi
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Tenaga kerja
"Semua dituangkan dalam RPJMD yang baru 2025-2030," tambahnya.