Solo - Ada yang unik di pagelaran Festival Imlek di Solo. Panitia acara menggelar program tukar sampah dengan kue keranjang bagi para pengunjung. Wah, seru banget!
Di tengah hiruk pikuk Festival Imlek di Jalan Jenderal Sudirman Solo, ada sejumlah orang yang malah asyik memungut sampah. Mereka justru lebih asyik mengumpulkan sampah dibandingkan dengan menikmati suasana Festival Lampion yang dipasang di sepanjang Jalan Jendral Sudirman.
Rupanya, sejumlah masyarakat ini ingin menukarkan sampah yang mereka dapatkan dengan kue keranjang. Panitia Tukar Sampah Dengan Kue Keranjang membuka stand mereka di sebelah Tugu Jam Pasar Gede.
Panitia juga telah menyiapkan satu unit mobil pengangkut sampah. Koordinator Tukar Sampah Dengan Kue Keranjang, Aristya Angga Susanto mengatakan selama Festival Imlek diadakan, sampah yang berserakan selalu menjadi masalah.
Untuk mengatasi hal itu, Komunitas Pemuda Konghucu Solo yang menggandeng komunitas lain memiliki ide untuk menukar sampahnya.
Satu plastik sampah bisa ditukar dengan satu kue keranjang. Nampak beberapa orang sudah beberapa kali menukarkan sampah yang didapatkan dengan kue keranjang.
"Sampahnya tidak boleh dari rumah. Sampahnya kita lihat harus dari sampah jajanan di Festival Lampion ini," jelasnya.
Program ini ternyata cukup efektif untuk membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman Solo
Salah seorang warga, Slamet (42) dari Sragen, mengetahui kegiatan tukar sampah ini dari media sosial.
"Tadi di belakang pedagang banyak sampah, saya ambil, lalu ditukar kue keranjang dapat satu," kata Slamet.
Dia ikut memunguti sampah karena ingin mendapatkan kue keranjang. Slamet mengatakan, kegiatan ini bagus untuk mengatasi sampah yang berserakan.
"Bagus karena di Solo masih banyak sampah," pungkasnya.