SOLO – Rektor Universitas Surakarta (UNSA) Dr.Arya Surendra, S Sos, SE, MM mewisuda sebanyak 678 lulusan, dengan perincian 622 Sarjana dan 56 Magister. “Dengan jumlah wisudawan terbaik periode Tahun 2022 sejumlah 14 orang dan wisudawan dengan predikat cumlaude sebanyak 47 wisudawan,” ungkapnya, Sabtu (29/10).
Lebih lanjut Arya mengatakan dalam rangka mewujudkan visi UNSA yang akan menjadi Universitas Unggul pada tahun 2030, UNSA terus berusaha mewujudkannya dalam program dan kegiatan yang riil. Dalam perkembangan dunia dewasa ini, akibat pandemi Covid-19, dampak perang Rusia-Ukraina, dan berjalannya era Revolusi Industri 4.0 telah menimbulkan banyak disrupsi yang mengubah pola dan membuat wajah baru bagi bangsa kita, sehingga perlu penyesuaian di berbagai lini kehidupan bangsa dan khususnya pada lini akademik.
“Sebagai wisudawan pada Revolusi Industri 4.0, anda tidak cukup menjadi lulusan yang biasa tetapi harus bisa menjadi SDM Unggul dalam persaingan regional dan global. Disamping itu di era 4.0 ini mahasiswa harus tetap mewaspadai penetrasi budaya asing yang tidak kompatibel dengan nilai normatif bangsa Indonesia dengan memahami dan mengamalkan Pancasila sebagai landasan ideologis bangsa Indonesia,” tandas Rektor di depan wisudawan.
Sementara itu Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Surakarta Hj. Astrid Widayani, SS.SE,MBA mengatakan mensikapi tantangan global saat ini, perguruan tinggi dihadapkan pada persaingan yang semakin kompetitif. Oleh sebab itu, perguruan tinggi sebagai modal utama penentu percepatan pembangunan nasional, sudah seharusnya memiliki strategi dalam menghadapi fenomena dan persaingan global. Perguruan Tinggi Swasta memegang peran penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia, sebab dua pertiga mahasiswa Indonesia terserap oleh Perguruan Tinggi Swasta. “Tentunya hal ini menuntut kesiapan Perguruan Tinggi Swasta, termasuk Universitas Surakarta dalam memberikan pendidikan yang berkualitas tinggi bagi mahasiswanya,” katanya di depan wisudawan.