• Jelajahi

    Copyright © Liputan Jateng
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Hati-Hati, Kata Ini Bisa Melukai Perasaan Wanita

    Last Updated 2020-12-02T00:17:09Z

    Wanita sering kali dianggap pintar menyembunyikan perasaannya. Bahkan tak jarang, perempuan menampakkan keceriaan didepan umum meskipun hatinya sedang hancur.

    Kaum wanita juga dikenal memiliki perasaan  halus dan sensitif. Mereka bisa terluka atau tersinggung oleh kalimat yang diucapkan oleh lawan bicaranya.

    Dikutip dari saran.dokter serta media lainnya, berikut sejumlah kata atau kalimat yang sering membuat perasaan wanita terluka atau tersinggung.

    1. Gemuk

    “Kamu gemukan ya?” Pernyataan tentang berat dan bentuk badan memang sangatlah sensitif bagi seorang wanita. Sekalipun dia terlihat baik-baik saja, namun sebenarnya wanita yang mendapat pernyataan seperti itu merasa tidak nyaman.

    2. Kurus

    “Kok kurusan sih?" Pernyataan kehilangan berat badan juga cukup sensitif bagi sebagian wanita. Beberapa dari mereka ini sangat sulit untuk menaikkan berat badannya, sehingga jika ada kata-kata terlontar seperti itu biasanya mereka akan merasa sedih.

    3. Pendidikan

    “Tidak usah sekolah tinggi-tinggi, ujungnya pun di dapur.” Bentuk diskriminasi terhadap wanita ini masih sering ditemukan. Padahal ketika seorang wanita yang melek intelektual sedang berjuang mereka membutuhkan dukungan dari orang-orang yang berada di sekitarnya.

    Namun sayang, kebanyakan kalimat tersebut justru banyak dilontarkan orang di sekitarnya. Diam-diam kalimat ini menyakiti perasaan seorang wanita dengan serius. Seberapa tingginya pendidikan yang ditempuh, itu bukan urusan kita untuk mempertanyakan keputusan yang mereka ambil dalam hidup.

    4. Menikah

    “Kapan menikah?” Anda tidak tahu apakah yang menjadi penyebab dia memutuskan belum menikah, bisa jadi alasan yang sensitif dan sangat privasi baginya. Jadi sebaiknya jangan bertanya tentang hal ini ya untuk menjaga perasaan satu sama lain.


    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Hati-Hati, Kata Ini Bisa Melukai Perasaan Wanita

    Terkini