Manchester - Kabar buruk buat Manchester
United. Data klubnnya diretas dan diminta tembusan jutaan
poundsterling jika informasi penting Setan Merah tak mau bocor ke publik.
Dilansir
dari media Inggris Daily Mail, data klub Manchester United sedang
diretas dan diancam akan dibocorkan ke publik. Manchester United diserang
dengan metode yang canggih.
Para
peretas pun meminta tembusan dengan angka jutaan poundsterling. Mereka mengaku
memegang informasi-informasi penting soal Manchester United, yang termasuk soal
finansial klub.
Manchester
United sudah membentuk tim khusus untuk menanggulanginya. Plus, meminta bantuan
dari pihak National Cyber Security Centre (Pusat Keamanan Siber Nasional).
"Kami
mengetahui insiden yang menimpa klub sepakbola Manchester United dan kami
bekerja sama dengan mitra untuk mengatasinya," tulis pernyataan National
Cyber Security Centre.
Kabarnya,
hal tersebut bukan kali pertama yang menimpa klub sepakbola di Inggris. Tahun
lalu, juga ada beberapa klub yang pernah kena serangan serupa dan diminta
tembusan sejumlah 5 juta paun atau setara Rp 94 miliar.
Oknum
peretas sampai saat ini belum diketahui dan masih dikejar. Meski begitu,
Manchester United bakal bertindak tegas dan mengejar para pelaku.
"Menyusul
serangan dunia maya baru-baru ini, tim TI kami dan pakar eksternal mengamankan
jaringan dan telah melakukan penyelidikan. Serangan ini cukup mengkhawatirkan,
tapi sejauh ini belum ada data yang dibocorkan," tulis pernyataan
Manchester United.
"Serangan
siber ini belum mengganggu ke pertandingan-pertandingan yang akan digelar di
Old Trafford. Klub masih bekerja seperti biasa dan pertandingan nantinya juga
akan berlangsung normal," tambahnya. (sport.detik.com)